2017-01-10

Teknologi Pembuatan Pupuk Kompos dari Limbah Padat Organik dengan Sistem Windrow
Limbah padat organik (sampah, kotoran ternak, dan limbah agroindustri) apabila tidak dikelola akan mengakibatkan bau, sumber penyakit menular, sumber perkembangbiakan vektor (pembawa penyakit), sumber pencemar air tanah dan air permukaan, dan mengakibatkan banjir. Limbah padat organik dalam skala kecil sampai skala besar dapat ditangani dengan teknologi pengkomposan sistem open windrow..... (selengkapnya ...)


2017-01-10

Teknologi Pemanfaatan Sampah Skala Rumah Tangga
Pengelolaan sampah di rumah tanggameliputi kegiatan komposting, biogas, pembuatan handicraft berbahan baku sampah, koleksi recyclable material dalam bank sampah, dan sebagainya. Inovasi teknologi pengolahan sampah di tingkat rumah tangga yang telah dilakukan antara teknologi pengolahan sampah organik menjadi pakan lele dengan menggunakan MagComp; menjadi kompos dengan menggunakan Komposter Aerobik; menjadi biogas dan pupuk cair dengan menggunakan Food Digester..... (selengkapnya ...)


2017-01-10

Pemberdayaan Masyarakat Desa Pesisir Dan Pulau Pulau Kecil Melalui Pengembangan Zonasi Dan Wisata Laut
Kebijakan pengembangan wisata mengikuti Peraturan Mentri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor:KM.67/UM 001/ MKP/ 2004, tentang Pedoman Umum Pariwisata di Pulau-pulau kecil. Prinsip pengembangan pariwisata di pulau-pulau kecil tidak dapat dilepaskan dari konsepsi pembangunan kepariwisataan nasional. .... (selengkapnya ...)


2017-01-10

Teknologi Ensilasi Hijauan Untuk Pakan Ternak Ruminansia
Penyediaan pakan ternak ruminansia jatuh pada masalah terpenuhinya jumlah dan kecukupan nilai nutrisi  pakan yang kontinyu sepanjang tahun, terutama ketersediaan hijauan pada musim kemarau. Bahan pakan hijauan selain dari rumput dapat pula berasal dari limbah pertanian..... (selengkapnya ...)


2017-01-10

Teknologi Air Siap Minum (Arsinum) Kombinasi Ultrafiltrasi dan Reverse Osmosis
Sistem pengeolahannya terdiri dari tiga tahap yaitu pre-filter, kemudian filterasi dengan menggunakan filter ultrafiltrasi membran, dan fiiltrasi lanjut dengan sistem osmosa balik yang mampu menyaring sampai dengan 0,002 micron..... (selengkapnya ...)


2017-01-10

Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Potensi Desa Hijau (Green Villages)
Merupakan pengembangan potensi desa untuk dapat dikelola menjadi Green Village (Desa Hijau). Melibatkan (memberdayakan) seluruh potensi dan unsur masyarakat desa (pemerintah desa, masyarakat, pemuka masyarakat, pelaku usaha, akademisi, dll). Semua pengelolaan potensi desa dilakukan secara efisien dan terintegrasi.... (selengkapnya ...)


2017-01-10

Pengembangan Sistem Inovasi Untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa
Salah satu tujuan yang hendak dicapai adalah menghasilkan kondisi masyarakat yang mampu mengolah sumberdaya lokal menjadi produk bernilai ekonomis dan berdaya saing dalam rangka meningkatkan kesejahteraan yang berkelanjutan..... (selengkapnya ...)


2017-01-10

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Usaha Pengolahan Hasil Tangkapan Perikanan Laut Dan Budidaya
Salah satu alternatif usaha peningkatan nilai tambah dalam mengoptimalkan pemanfaatan hasil tangkapan atau paska panen  ikan adalah dengan mengembangkan produksi fillet dan produk lanjutannya. Fillet ikan digunakan sebagai bahan baku produk makanan olahan lanjut, antara lain seperti bakso, ....... (selengkapnya ...)


2017-01-10

Pembangkit Listrik Tenaga Surya Desa/Kecamatan dengan Sistim Bundling
Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan energi listrik bagi desa-desa yang belum berlistrik dan untuk pengelolaan unit pembangkit dan penjualan listrik dilakukan bekerjasama dengan BUMDes..... (selengkapnya ...)


2017-01-10

Peningkatan Ekonomi Desa Melalui Gula Semut/Brown Sugar
Gula semut/brown sugar disebut juga gula merah kristal, terbuat dari nira dari pohon Kelapa atau pohon Aren. Perbedaan nyata dari bentuk dengan gula jawa adalah bentuk fisik. Bentuk gula jawa tergantung dari media pencetaknya ada yang bebentuk pipa maupun batok, sedangkan gula semut berbentuk kristal seperti gula pasir..... (selengkapnya ...)


2017-01-10

Pengelolaan Lingkungan Di Industri Tahu
Limbah Industri Tahu yang termasuk Gas dan Debu adalah diesel dan tungku masak, termasuk dalam limbah cair adalah Bekas Air Cucian Kedelai, Air Rendaman Kedelai, Air Kecutan, dan Air Pres. Sedangkan yang termasuk dalam limbah padat adalah Ceceran Kedelai, Pengotor (tanah, plastik, dll) dan Ampas Tahu .... (selengkapnya ...)


2017-01-10

Pembangunan Biogas Limbah Kotoran Ternak di Desa Medowo
Lokasi ditentukan oleh pihak Desa Medowo. Terdapat 3 kandang yang belum ada pengolahannya dan 3 kandang yang belum semua limbahnya diolah, total kapasitas 30 ekor sapi dari 6 kandang. Pengelolaan limbah kotoran ternak dalam penanganan masalah lingkungan ....... (selengkapnya ...)